Fakta Struktur Tubuh Porifera yang Sangat Mengejutkan

Fakta Struktur Tubuh Porifera yang Sangat Mengejutkan

Struktur Tubuh Porifera – Hallo sahabat Matakaca.com sebagai penggemar biologi, dan pengamat alam pastinya telinga kita tidak asing lagi dengan kata “Struktur Tubuh Porifera” Kali ini kita akan berbagi informasi yang belum kalian ketahui tentang Struktur tubuh porifera.

Dalam ilmu biologi, telah dijelaskan tentang berbagai klasifikasi makhluk hidup. Pada ilmu biologi ada istilah taksonomi, taksonomi merupakan ilmu yang memplajari tentang klasifikasi makhluk hidup. Ilmu ini memecah makhluk hidup ke dalam tuju tingkat yaitu kingdom (kerajaan), divisi (untuk tumbuhan) dan filum (untuk hewan), ordo (bangsa), famili (keluarga), genus, dan spesies. Namun kali ini kita akan membahas tentang salah satu kelompok dari hewan invertebrate, yaitu porifera.

Pengertian Porifera

Hewan porifera, Porifera merupakan anggota dari hewan invertebrate yang mempunyai sifat sangat primitive. Primitif di sini dapat diartikan sistem dalam tubuhnya masih sangat sederhana bila dibandingkan dengan anggota kelompok hewan invertebrate yang lain
By : imudiansyah2.blogspot.com

Porifera merupakan anggota dari hewan invertebrate yang mempunyai sifat sangat primitive. Primitif di sini dapat diartikan sistem dalam tubuhnya masih sangat sederhana bila dibandingkan dengan anggota kelompok hewan invertebrate yang lain.

Struktur Tubuh Porifera

Struktur tubuh porifera, Porifera atau yang biasa disebut spons adalah hewan berpori, sama seperti namanya. Hewan ini adalah kelompok hewan sangat primitive. Tubuhnya sangat kecil mungkin hanya seukuran jari kelingking kita.
By : www.zonasiswa.com

Porifera atau yang biasa disebut spons adalah hewan berpori, sama seperti namanya. Hewan ini adalah kelompok hewan sangat primitive. Tubuhnya sangat kecil mungkin hanya seukuran jari kelingking kita. Habitat Porifera bisa kita temukan di dasar pantai. Hewan porifera memiliki struktur tubuh yang sangatlah sederhana, sama seperti dengan sistem dalam tubuhnya yang sangat-sangat sederhana.

Banyak sel yang tersusun dalam tubuh porifera, namun sel tersebut berdiri sendiri. Sel yang terdapat di tubuh hewan porifera berupa jaringan, organ, maupun sistem organ tidak membentuk sebuah kesatuan. Akan tetapi sel-sel tersebut hanya berkumpul dan mengelompok di bagian tubuh porifera. Ada beberapa yang memang mempunyai fungsi yang sama. Tetapi itu tidak mempengaruhi sel tersebut menyatu sebagai jaringan.

Porifera merupakan hewan diploblastic, yang berarti ia memiliki dua lapisan tubuh. Porifera tidak seperti hewan triploblastic yang tingkat kekompleksannya lebih tinggi. Sebenarnya antara struktur di ploblastik dan triploblastik tak jauh berbeda.

Porifera memiliki tubuh yang tersusun dari 2 lapis yaitu lapisan luar yang biasa disebut ekstodermi dan lapisan dalam yang kerap disebut juga dengan lapisan endodermis . Tetapi ada satu lapisan lain diantara keduanya, lapisan tersebut kerap disebut dengan lapisan mesenkim. Simak uraian struktur tubuh porifera dibawah ini :

1.Lapisan endodermis

Lapisan endodermis, Hanya satu sel yang dapat menyusun lapisan endodermis, yaitu sel koanosit. Pada lapisan ini juga terdapat spikula yang terbentuk ari skleroblas, yang menyebabkan sifat kokoh dan kuat bahkan sampai ada yang usianya mencapai ratusan tahun. Spikula ini memang tersusun dari kalsium karbonat, bisa juga tersusun dari silica, bahkan bisa juga tersusun dari keduanya.
By : biologigonz.blogspot.com

Hanya satu sel yang dapat menyusun lapisan endodermis, yaitu sel koanosit. Pada lapisan ini juga terdapat spikula yang terbentuk ari skleroblas, yang menyebabkan sifat kokoh dan kuat bahkan sampai ada yang usianya mencapai ratusan tahun. Spikula ini memang tersusun dari kalsium karbonat, bisa juga tersusun dari silica, bahkan bisa juga tersusun dari keduanya.

2. Lapisan mesenkim

Lapisan mesenkim, Lapisan mesenkim merupakan lapissan yang terletak di tengah lapisan endoderm dan ectoderm, lapisan yang tidak terlihat secara secara kasat mata. Lapisan ini tersusun dari mesoglea, yaitu suatu zat yang bersifat koloid. Mesoglea inilah yang akan menjadi medium dalam sel amoebosid dalam menyalurkan nutrisi ke seluruh bagian tubuh porifera.
By :
fiskadiana.blogspot.com

Lapisan mesenkim merupakan lapissan yang terletak di tengah lapisan endoderm dan ectoderm, lapisan yang tidak terlihat secara secara kasat mata. Lapisan ini tersusun dari mesoglea, yaitu suatu zat yang bersifat koloid. Mesoglea inilah yang akan menjadi medium dalam sel amoebosid dalam menyalurkan nutrisi ke seluruh bagian tubuh porifera.

3. Lapisan ektodermis

Lapisan ektodermis, Lapisan ektodermis sama seperti lapisan endodermis, lapisa ektodermis tersusun dari satu macam sel, yaitu sel pinosit. Letaknya yang berada di bagian terluar tubuh, menyebabkan berfungsi sebagai pelindung tubuh (fungsi proteksi) yang sangat dominan.
By : frameimage.org

Lapisan ektodermis sama seperti lapisan endodermis, lapisa ektodermis tersusun dari satu macam sel, yaitu sel pinosit. Letaknya yang berada di bagian terluar tubuh, menyebabkan berfungsi sebagai pelindung tubuh (fungsi proteksi) yang sangat dominan.

Sel-sel dalam tubuh porifera juga bisa dikelompokkan sehingga menjadi sel pinakosit, mesofil, dan koanosit.

Dari Ketiga sel struktur tersebut, baik itu sel pinokosit, koanosit, dan mesofil yang ada pada struktur tubuh porifera, sel tersebut bekerja secara sinergis, yaitu mempunyai sifat saling membantu satu sama lain. Ketiga-tiganya berada di tempat yang berbeda dan mempunyai fungsi berbeda pula. Berikut merupakan cara sel-sel tersebut bekerja dan letak, fungsi.

1. Sel Pinakosit

Sel Pinakosit, Sel pinakosit merupakan sel yang terletak di lapisan paling terluar dari tubuh porifera. Seperti halnya jenis sel epidermis pada umumnya yang mempunyai fungsi dalam hal proteksi tubuh, sel pinakosit memiliki bentuk pipih dan padat atau rapat hubungannya satu sama lain. Sel pinakosit juga mempunyai bersifat elastis. Di antara sel ini bisa ditemukan ostium yaitu pori-pori sel, yang akan bermuara pada spongocoel.
By : mochiigan.wordpress.com

Sel pinakosit merupakan sel yang terletak di lapisan paling terluar dari tubuh porifera. Seperti halnya jenis sel epidermis pada umumnya yang mempunyai fungsi dalam hal proteksi tubuh, sel pinakosit memiliki bentuk pipih dan padat atau rapat hubungannya satu sama lain. Sel pinakosit juga mempunyai bersifat elastis. Di antara sel ini bisa ditemukan ostium yaitu pori-pori sel, yang akan bermuara pada spongocoel.

2. Sel mesofil

Sel mesofil, Sel mesofi terletak di lapisan tengah tubuh. Sel tersebut berbahan dasar gelatin. Mesofi tersusun atas sel yang dapat bergerak, yang disebut pula dengan sel amoebosit. Sel ini memiliki sifat multifungsi. sel tersebut dapat berperan sebagai alat reproduksi, alat ekskresi, serta alat peredaran nutrisi makanan.
By : ploplocity.blogspot.com

Sel mesofi terletak di lapisan tengah tubuh. Sel tersebut berbahan dasar gelatin. Mesofi tersusun atas sel yang dapat bergerak, yang disebut pula dengan sel amoebosit. Sel ini memiliki sifat multifungsi. sel tersebut dapat berperan sebagai alat reproduksi, alat ekskresi, serta alat peredaran nutrisi makanan.

3. Sel koanosit

Sel koanosit, sel yang terletak paling dalam yaitu Sel koanosit, sel ini mengelilingi rongga spongocoel. karena bentuknya yang lonjong sel ini disebut dengan sel leher. Di sekitar sel koanosit ada juluran sitoplasma yang berlapis lendir (mucous). Dalam proses pencernaan intraseluler sel koanosit sangat berperan sekali.
By : www.tentorku.com

sel yang terletak paling dalam yaitu Sel koanosit, sel ini mengelilingi rongga spongocoel. karena bentuknya yang lonjong sel ini disebut dengan sel leher. Di sekitar sel koanosit ada juluran sitoplasma yang berlapis lendir (mucous). Dalam proses pencernaan intraseluler sel koanosit sangat berperan sekali.

Dari penjelasan struktur tersebut bisa diketahui bahwa pada umumnya sel tubuh porifera hanya dapat menjalankan beberapa fungsi tubuh. Fungsi tubuh itu diantaranya yaitu fungsi pencernaan, peredaran nutrisi makanan, ekskresi, dan reproduksi.

Cara Kerja Tubuh Porifera

Cara Kerja Tubuh Porifera, Air merupakan media yang sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup porifera, karena habitat porifera di laut dan hidup di dasar air. Inilah peran air dalam kelangsungan hidup porifera.
By : dwikisanjaya26.blogspot.com

Air merupakan media yang sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup porifera, karena habitat porifera di laut dan hidup di dasar air. Inilah peran air dalam kelangsungan hidup porifera.

Nutrisi akan terbawah oleh air, bersamanya makanan masuk kedalam tubuh porifera melalui struktur mulut, yaitu ostium. Juluran sitoplasma ada pada sel koanosit akan membawanya masuk ke dalam oskulum. Koanosit memiliki lendir yang berfungsi sebagai menjerat nutrisi makanan di tempat tersebut. Kemudian akan dicerna di dalam sel koanosit. Setelah itu nutrisi makanan yang terserap akan dilanjutkan ke sel amoebosit dan lalu diedarkan ke seluruh baagian tubuh porifera.

Lalu bagaimana dengan pernapasannya..? Porifera mengalami Pertukaran gas yang terjadi secara langsung melalui difusi. Tubuhnya yang erpori-pori memudahkan terjadinya difusi gas dari dan keluar sel tubuh porifera.

Cukup sekian materi hari ini mengenai struktur tubuh porifera. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat memberi kita wawasan yang lebih luas lagi. Bahkan hewan yang paling primitive pun memiliki koordinasi tubuh yang baik, yang patut kita kagumi.

Itulah beberapa informasi dari “Struktur tubuh porifera” yang berhasil dirangkum pada kesempatan kali ini. Terimakasih telah mengunjungi Matakaca.com ( Singgah di sudut pandang mata dunia ), semoga dapat bermanfaat. Jika ada saran dan lain-lain silahkan komen ya….. Biar bisa sharing bareng. Wassalamu’alaikum.

Leave a Comment