Tips Menanam Pohon kurma di Indonesia Berbuah Cepat

Tips Menanam Pohon kurma di Indonesia Berbuah Cepat

Pohon Kurma di Indonesia – Hallo sahabat Matakaca.com sebagai penggemar alam, dan pengamat lingkungan di indonesia, pastinya telinga kita tidak asing lagi dengan kata “Pohon Kurma di Indonesia” kali ini kita akan berbagi informasi yang belum kalian ketahui tentang Pohon kurma di Indonesia.

Banyak orang berpendapat bahwa pohon kurma tidak dapat berbuah di indonesia, pohon kurma hanya dapat berbuah di arab atau daerah timur tengah. Ternyata sudah banyak para petani dan perkebunan yang berhasil panen, mereka punya tips-tips dalam menanam pohon kurma di Indonesia. Sebelum ke tips-tips menanam pohon kurma, terlebih dahulu kita harus tahu hadist tentang manfaat kurma.

Hadist Tentang Kurma

By : www.gomuslim.co.id

Dari Sad bin Abi Waqqash radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Siapa pun yang setiap hari menerima sarapan kurma ajwah 7 butir, maka di sana juga tidak akan ada yang memberikan pesan di hari itu.” (HR. Bukhari 5130 & Muslim 5460)

Hadis dari Sad bin Abi Waqqash radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Siapa pun yang setiap pagi sarapan dengan beberapa kurma Ajwah, maka mereka tidak akan dapat membantunya pada hari ini hingga malam.” (HR. Bukhari 5768).

Dari Sad bin Abi Waqqash, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang makan 7 butir kurma yang dibuat dari Madinah kompilasi pagi, maka serangan-dialog tidak akan berhasil sampai sakit.” (HR. Muslim 5459).

By : deskgram.net

Daerah Aliyah adalah perkebunan atau perkampungan dari dataran tinggi Madinah ke Arah Nejd (Jazirah arab bagian tengah). Atau perkebunan di dataran rendah Madinah ke arah Tihamah. Menurut al-Qodhi Iyadh, daerah Aliyah yang paling dekat sejarak 3 mil dan yang paling jauh 8 mil dari Madinah. (Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi, 14/3).

Dari Aisyah radhiyallahu anha, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya dalam kurma ajwah dari daerah Aliyah adalah obat. Atau ajwah itu adalah anti kunjungan di pagi hari.” (HR. Muslim 5462)

Dalam edisi lain, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Dalam ajwah Aliyah yang dimakan di pagi hari, akan menjadi obat dari setiap sihir dan putar.” (HR. Ahmad 24735 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Cara Menanam Kurma di Indonesia

By : Pohon kurma di indonesia

Pohon kurma di Arab di ibaratkan seperti pohon mangga di Indonesia, hampir disetiap rumah pasti ada tanaman tersebut. Pohon kurma termasuk pohon yang bisa hidup di tempat gersang, tanpa membutuhkan terlalu banyak air.

Indonesia memiliki iklim tropis, yang mengakibatkan sulitnya penanaman kurma di indonesia. Tapi bukan berarti pohon kurma tidak bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia, ada beberapa pohon kurma yang tumbuh dan berbuah di Indonesia. berikut adalah cara menanam kurma di Indonesia  :

1. Pembibitan

Dalam proses penanaman pohon kurma hal pertama yang perlu di perhatikan adalah bibit, Karena jika bibit yang kita tanam mengandung penyakit, maka kemungkinan besar bibit tersebut tidak akan tumbuh.

Maka dari itu perlu adanya langkah-lanngkah untuk pembibitan, supaya tanaman kurma bisa tumbuh dan berbuah. Berikut merupakan langkah-langkah proses pembibitan :

a. Langkah Pertama

By : www.youtube.com

Langka pertama yang harus kita lakukan yaitu mencari biji kurma untuk bibit kurma di toko yang menyediakannya. Bisa juga  membeli kurma dan bijinya bisa kita buat untuk pembibitan tanaman kurma, sebelum pembibitan terlebih dahulu kita bersihkan biji kurma dari daging dan kulit ari yang menempel,  dengan cara mencucinya sampai bersih.

b. Langka Kedua

By : www.bibitbuahku.com

Setelah mencuci biji kurma dengan bersih, tahap selanjutnya yaitu dengan melakukan perendaman biji kurma. Hal ini Anda lakukan 2 x 24 jam atau 4 x 24 jam. Pertama Anda rendam biji kurma yang telah siapkan selama kurang lebih 24 jam, lalu bersihkan dari daging kurma yang masih menempel pada biji. Setelah itu lakukan 24 jam hingga 72 jam agar biji kurma benar-benar bersih dan siap untuk Anda semai.

c. Langka ketiga

Setelah melakukan proses perendaman maka selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menyimpannya dalam wadah yang memiliki kelembaban yang cukup kotak makan atau wadah lain yang tertutup. Selain itu jangan lupa Anda menambahkan tisu basah di bagian bawah wadah agar udara di dalam wadah tetap nyaman. setiap hari cek kelembabanya. jika kering semprotkan sedikit air dan tutup kembali.

d. Langka ke empat

By : rflxi.blogspot.com

Satu minggu kemudian biji kurma tersebut akan muncul bintik putih. Dan ini merupakan tanda yang dimaksudkan menjadi berasal dari kurma Anda. Saat ukurannya semakin besar kira-kira 1 hingga 2 cm, dan pindahkan ke wadah lain semisal polibag atau pot kecil yang telah Anda miliki beri media tanam yang pas.

e. Langkah kelima

By : teknologi–tepat-guna.blogspot.com

Kubur biji yang berkecambah secara perlahan-lahan dengan kedalaman ± 1 cm. Sirami biji dengan beberapa sendok air tiap 2 hari sekali untuk menjaga tanah tetap lembab. Tunggu sampai muncul bakal daun. Tetap sirami tanaman tiap 2 hari sekali.

Biarkan tanaman tetap tumbuh di dalam pot kecil dan pindahkan ke pot/halaman jika tanaman tumbuh lebih besar lagi. Biji kurma Anda pun akan memunculkan daun, kompas daun ini telah mencapai lebih dari 1 / 2m, bibit kurma pun siap untuk Anda pindahkan ke pekarangan Anda.

 

2. Jarak Tanam

By :
balitka.litbang.pertanian.go.id

Untuk skala perkebunan jarak tanam pohon kurma sekitar 10m x 10m, sedangkan untuk pekarangan rumah jarak tanam yang ideal yaitu sekitar 8m x 8m atau boleh 7m x 7m per pohon.

Hal tersebut bertujuan agar dahan pohon kurma tidak saling bersentuhan dengan pohon kurma lainnya, bukan  hanya itu saja. Melainkan tujuan utama adanya jarak dari pohon kurma yang satu dengan yang lainnya yaitu, agar proses pembuahan kurma tetap mendapat sinar matahari secara maksimal dan tidak terhalang dengan dahan maupun pohon kurma. Sehingga buah yang dihasilkan merupakan buah yang bagus.

3. LubangTanam

By : matakaca.com

Lubang tanam pohon kurma yang dibuat cukup besar, dengan lebar 1 meter, panjang 1 meter dan mempunyai kedalaman 60 cm. Hal ini berfungsi agar area sekitar pohon kurma nantinya mempunyai Ph yang normal dan unsur hara yang tinggi, karena ke depannya lubang tanam tersebut, akan diisi dengan campuran media tanam  yang tepat dan memiliki unsur hara yang tinggi seperti pupuk.

Teknik Penanaman Kurma di Indonesia

  1. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah dengan mencari bibit kurma.
  2. Tahapan penyemaian sampai tumbuh bakal daun yang sempurna, seperti yang dijelaskan diatas.
  3. Siapkan lubang untuk penanaman dengan jarak dan ukuran (sesuai panduan di atas ) lalu diamkan lubang tersebut selama 1 minggu.
  4. Tanam bibit kurma dengan memilih yang siap tanam ( daun segar dan lebar), jangan memasukkan bibit terlalu dalam, sisakan sedikit akar sekitar 5cm di atas permukaan tanah. Mengapa demikian ? Untuk mengantisipasi agar bibit atau akar tidak membusuk.
  5. Waktu yang tepat untuk menanam penanaman pohon kurma yaitu pada saat sore hari sekitar jam 16 .00, saat sinar matahari tidak terasa panas menyengat.
  6. Perhatikan daun tanaman kurma, jika daun kurma pada saat siang hari terlihat lagu dan mulai memudar itu tandanya daun tidak mampu menahan panas, maka berikan peneduh untuk menghalangi panas matahari saat siang hari.

Perawatan Pohon Kurma

Perawatan pohon kurma sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya saja memerlukan penyiraman maksimal 4 kali sehari, pemupukan setiap 4 bulan sekali dan mengamati hama pada pohon kurma. jika kurma terkena hama sebaiknya kita atasi dengan menyemprotkan fungsida atau insektisida (sesuai dengan kebutuhan).

Agar mendapatkan hasil yang maksimal dan  cepat berbuah, maka diperlukan perawatan khusus. Berikut cara perawatan kurma.

  1.  Pada usia 1-6 bulan setelah penanaman, lakukan penyiraman setiap 2 hari, sementara tanaman berusia 7-12 bulan disiram setiap 4 hari, pada saat tanaman usia dewasa, penyiraman dilakukan setiap pekan.
  2. Penyiraman dilakukan pada pagi dan sore hari, jangan melakukan penyiraman saat siang hari karena bisa mengakibatkan tanaman menjadi layu dan mati.
  3. Penyiraman dilakukan dengan menambahkan bioaktivantor setiap 2 minggu dengan konsentrasi 10 ml per 3 liter air, dan menyemprotkan satu liter larutan bioaktivator ke seluruh permukaan daun kurma. menyiramkan 2 liter larutan bioaktivator atau pupuk cair ke tanah tempat tumbuh kurma.
  4. Penyiraman dilakukan saat musim kemarau, jika musim hujan maka tak perlu disiram.
  5. Sistem penyiraman bisa dengan irigasi tetes atau manual dengan selang air.
  6. Saat pohon kurma berumur 1-3 tahun dimana pohon masih dalam masa vegetatif (pertembuhan) diberikan pupuk 1 kg pupuk NPK berkadar nitrogen tinggi dengan komposisi 20:7:7 dan 5 kg pupuk kandang, lakukan itu rutin setiap 3 bulan sekali hingga fase vegetatif tanaman selesai.
  7. pada saat berumur 4 tahun, poho kurma diberi pupuk NPK dengan komposisi 0:15:15 dan 20 kg pupuk kandang.
  8. setelah selesai panen pohon kurma diberi pupuk sebanyak 80 kg pupuk kandang, berupa 30 kg kotoran sapi dan 50 kg kotoran ayam perpohon kurma betina, sedangkan untuk pohon kurma jantan hanya butuh 20 kg pupuk kotoran sapi.
  9. Penyemprotan fungsida dilakukan setiap 3 bulan sekali pada daun dan area tumbuh pohon.

Semoga dengan adanya cara budidaya pohon kurma di Indonesia, pohon kurma dapat tumbuh subur dan berbuah lebat di daearah yang beriklim tropis ini, Dan mampu mengubah keraguan-keraguan akan membudidayakan kurma di Indonesia.

Itulah beberapa cara budidaya pohon kurma di Indonesia yang berasil dirangkum pada kesempatan kali ini. Terimakasih telah mengunjungi Matakaca.com ( Singgah di sudut pandang mata dunia ) semoga dapat bermanfaat. Jika ada saran dan lain-lain silahkan komen ya….. Biar bisa sharing bareng. Wassalamu’alaikum.

Leave a Comment